Menulis aplikasi Django pertama anda, bagian 4

Tutorial ini dimulai dimana Tutorial 3 ditinggalkan. Kami sedang melanjutkan aplikasi jejak-pendapat-Jaringan dan akan fokus pada pengolahan formulir dan memangkas kode kami.

Dimana mendapatkan bantuan:

Jika anda memiliki masalah melalui tutorial ini, harap geser ke Getting Help bagian dari FAQ.

Tulis sebuah formulir minimal

Mari kita memperbaharui cetakan rincian jejak pendapat ("polls/detail.html") dari tutorial terakhir, sehingga cetakan mengandung sebuah unsur <form> HTML:

polls/templates/polls/detail.html
<h1>{{ question.question_text }}</h1>

{% if error_message %}<p><strong>{{ error_message }}</strong></p>{% endif %}

<form action="{% url 'polls:vote' question.id %}" method="post">
{% csrf_token %}
{% for choice in question.choice_set.all %}
    <input type="radio" name="choice" id="choice{{ forloop.counter }}" value="{{ choice.id }}">
    <label for="choice{{ forloop.counter }}">{{ choice.choice_text }}</label><br>
{% endfor %}
<input type="submit" value="Vote">
</form>

Laporan cepat :

  • Cetakan diatas menampilkan tombol radio untuk setiap pilihan pertanyaan. nilai dari setiap tombol adalah ID pilihan pertanyaan dikaitkan. name dari setiap tombol radio adalah "pilihan". itu berarti, ketika seseorang memilih satu dari tombol radio dan mengajukan formulir, itu akan mengirim data POST choice=# dimana # adalah ID dari pilihan terpilih. Ini adalah konsep dasar dari formulir HTML.
  • Kami menyetel action formulir pada {% url 'polls:vote' question.id %}, dan kami mensetel method="post". Menggunakan method="post" (as opposed to method="get") sangat penting, karena tindakan dari pengajuan formulir ini akan merubah sisi-peladen. Kapanpun anda buat sebuah formulir yang merubah data sisi-peladen, gunakan method="post". Tip ini bukan khusus pada Django; itu adalah praktik pengembangan Jaringan baik secara umum.
  • forloop.counter mengindikasikan seberapa kali the untuk etiket telah melalui putarannya
  • Sejak kami membuat formulir POST (yang dapat memiliki pengaruh dari merubah data), kami perlu khawatir mengenai Cross Site Request Forgeries. Untungnya, anda tidak perlu khawatir terlalu keras, karena Django datang dengan sistem sangat membantu untuk perlindungan terhadapnya. Pendeknya, semua formulir POST yang menyasarkan pada URL dalam harus menggunakan etiket cetakan {% csrf_token %}.

Sekarang, mari kita membuat tampilan Django yang menangani data diajukan dan melakukan sesuatu dengannya. Ingat, di Tutorial 3, kami membuat URLconf untuk aplikasi jejak pendapat yang menyertakan baris ini:

polls/urls.py
path('<int:question_id>/vote/', views.vote, name='vote'),

Kami juga membuat penerapan tiruan dari fungsi vote(). mari kita membuat versi sebenarnya. Tambah berikut ke polls/views.py:

polls/views.py
from django.http import HttpResponse, HttpResponseRedirect
from django.shortcuts import get_object_or_404, render
from django.urls import reverse

from .models import Choice, Question
# ...
def vote(request, question_id):
    question = get_object_or_404(Question, pk=question_id)
    try:
        selected_choice = question.choice_set.get(pk=request.POST['choice'])
    except (KeyError, Choice.DoesNotExist):
        # Redisplay the question voting form.
        return render(request, 'polls/detail.html', {
            'question': question,
            'error_message': "You didn't select a choice.",
        })
    else:
        selected_choice.votes += 1
        selected_choice.save()
        # Always return an HttpResponseRedirect after successfully dealing
        # with POST data. This prevents data from being posted twice if a
        # user hits the Back button.
        return HttpResponseRedirect(reverse('polls:results', args=(question.id,)))

Kode ini menyertakan beberapa hal kami belum tangani di tutorial ini:

  • request.POST adalah obyek seperti-kamus yang membiarkan anda akses data diajukan oleh nama kunci. Di kasus ini, request.POST['choice'] mengembalikan ID dari pilihan terpilih, sebagai string. Nilai request.POST selalu string.

    Catat bahwa Django juga menyediakan request.GET untuk mengakses data GET di cara sama -- tetapi kami eksplisit menggunakan request.POST di kode kami, untuk memastikan bahwa data hanya diubah melalui panggilan POST.

  • request.POST['choice'] akan menaikkan KeyError jika pilihan tidak disediakan di data POST. Kode diatas memeriksa untuk KeyError dan menampilkan kembali formulir pertanyaan dengan pesan kesalahan jika pilihan tidak diberikan.

  • Setelah menaikkan jumlah pilihan, kode mengembalikan sebuah HttpResponseRedirect daripada HttpResponse biasa. HttpResponseRedirect mengambil argumen tunggal: URL dimana pengguna akan dialihkan (lihat titik berikut untuk bagaimana membangun URL di kasus ini).

    Seperti komentar Python di atas tunjukkan, anda harus selalu mengembalikan HttpResponseRedirect setelah berhasil berurusan dengan data POST. Tip ini tidak khusus pada Django; itu adalah praktik pengembangan Jaringan baik secara umum.

  • Kami sedang menggunakan fungsi reverse() di pembangun HttpResponseRedirect di contoh ini. Fungsi ini membantu mengindari memiliki URL kode keras di fungsi tampilan. Itu diberikan nama dari tampilan yang kami ingin melewatkan kendali ke dan bagian variabel dari corak URL yang menunjuk ke tampilan itu. Dalam kasus ini, menggunakan URLconf kami setel di Tutorial 3, panggilan reverse() ini akan mengembalikan deretan karakter seperti

    '/polls/3/results/'
    

    dimana 3 adalah nilai dari question.id. Ini URL dialihkan akan memanggil tampilan 'results' untuk menampilkan halaman akhir.

Seperti disebutkan di Tutorial 3, request adalah sebuah obyek HttpRequest. Untuk lebih pada obyek HttpRequest, lihat permintaan dan tanggapan dokumentasi.

Setelah seseorang memilih di pertanyaan, tampilan vote() mengalihkan ke halaman hasil untuk pertanyaan. Mari kita tulis tampilan itu:

polls/views.py
from django.shortcuts import get_object_or_404, render


def results(request, question_id):
    question = get_object_or_404(Question, pk=question_id)
    return render(request, 'polls/results.html', {'question': question})

Ini hampir tepat sama seperti tampilan detail() dari Tutorial 3. Perbedaannya adalah hanya nama cetakan. Kami akan memperbaiki kelebihan ini kemudian.

Sekarang, buat cetakan polls/result.html:

polls/templates/polls/results.html
<h1>{{ question.question_text }}</h1>

<ul>
{% for choice in question.choice_set.all %}
    <li>{{ choice.choice_text }} -- {{ choice.votes }} vote{{ choice.votes|pluralize }}</li>
{% endfor %}
</ul>

<a href="{% url 'polls:detail' question.id %}">Vote again?</a>

Sekarang, pergi ke /polls/1/ di perambah anda dan pilih di pertanyaan. Anda seharusnya melihat halaman hasil yang mendapatkan pembaharuan setiap waktu anda memilih. Jika anda mengajukan formulir tanpa memilih pilihan, anda akan melihat pesan kesalahan.

Catatan

Kode untuk tampilan vote() kami mempunyai masalah kecil. Dia pertama mendapatkan obyek selected_choice dari basistada, lalu menghitung nilai baru dari votes, dan lalu menyimpan kembali ke basisdata. Jika dua pengguna dari situs jaringan anda mencoba memilih tepatnya waktu sama, ini mungkin menjadi salah: nilai sama, mari kita katakan 42, akan ditarik untuk votes. Lalu, untuk kedua pengguna nilai baru dari 43 dihitung dan disimpan, tetapi 44 akan menjadi nilai diharapkan.

Ini disebut kondisi jarang. Jika anda tertarik, anda dapat membaca Menghindari kondisi balapan menggunakan F() untuk mempelajari bagaimana anda dapat mengatasi masalah ini.

Gunakan tampilan umum: Sedikit kode lebih baik

Tampilan detail() (from Tutorial 3) dan results() sangat pendek -- dand seperti disebutkan diatas, berlebih-lebihan. Tampilan index(), yang menampilkan daftar dari jejak pendapat, adalah mirip.

Tampilan ini mewakili kasus umum dari pengembangan Jaringan dasar: mendapatkan data dari basisdata menurut parameter yang dilewatkan di URL, memuat sebuah cetakan dan mengembalikan cetakan dibuat. Karena ini adalah sudah umum, Django menyediakan jalan pintas, dipanggil sistem "tampilan umum".

Tampilan umum meringkaskan corak umum ke titik dimana anda tidak butuh menulis kode Phyton untuk menulis sebuah aplikasi.

Mari rubah aplikasi jejak pendapat kami menggunakan sistem tampilan umum, sehingga kami dapat menghapus sekelompok dari kode milik kami. Kami harus mengambil beberapa langkah untuk membuat perubahan. Kami akan:

  1. Rubah URLconf.
  2. Hapus beberapa lama, tampilan tidak dibutuhkan.
  3. Memperkenalkan tampilan baru berbasis pada tampilan umum Django.

Membaca untuk rinci.

Kenapa kode dikocok?

Umumnya, ketika menulis aplikasi Django, anda akan menilai apakah tampilan umum cocok untuk masalah anda, dan anda akan menggunakan mereka dari mulai, daripada mengurai kembali kode anda setengah jalan. Tetapi tutorial ini sengaja fokus pada penulisan tampilan "cara sulit" sampai sekarang, untuk fokus pada konsep inti.

Anda harus mengetahui matematika dasar sebelum mulai menggunakan penghitung.

Merubah URLconf

Pertama, buka URLconf polls/urls.py dan rubah nya seperti itu:

polls/urls.py
from django.urls import path

from . import views

app_name = 'polls'
urlpatterns = [
    path('', views.IndexView.as_view(), name='index'),
    path('<int:pk>/', views.DetailView.as_view(), name='detail'),
    path('<int:pk>/results/', views.ResultsView.as_view(), name='results'),
    path('<int:question_id>/vote/', views.vote, name='vote'),
]

Catata bahwa nama dari pola tercocok dalam jalur string dari pola kedua dan ketiga telah berubah dari ```` to ````.

Merubah tampilan

Selanjutnya, kami akan memindahkan tampilan index, detail, dan results lama dan menggunakan tampilan umum Django. Untuk melakukannya, buka berkas polls/views.py dan rubah seperti itu:

polls/views.py
from django.http import HttpResponseRedirect
from django.shortcuts import get_object_or_404, render
from django.urls import reverse
from django.views import generic

from .models import Choice, Question


class IndexView(generic.ListView):
    template_name = 'polls/index.html'
    context_object_name = 'latest_question_list'

    def get_queryset(self):
        """Return the last five published questions."""
        return Question.objects.order_by('-pub_date')[:5]


class DetailView(generic.DetailView):
    model = Question
    template_name = 'polls/detail.html'


class ResultsView(generic.DetailView):
    model = Question
    template_name = 'polls/results.html'


def vote(request, question_id):
    ... # same as above, no changes needed.

Kami sedang menggunaan dua tampilan umum disini: ListView dan DetailView. Masing-masing, kedua tampilan tersebut meringkaskan "menampilkan daftar obyek" dan "menampilan halaman rinci untuk jenis khusus dari obyek."

  • Setiap tampilan umum butuh diketahui model apa akan bertindak. Ini disediakan menggunakan atribut model.
  • Tampilan umum DetailView mengharapkan nilai kunci utama ditangkap dari URL untuk dipanggil "pk", jadi kami telah merubah question_id menjadi pk untuk tampilan umum.

Secara awal, tampilan umum DetailView menggunakan cetakan dipanggil <app name>/<model name>_detail.html. Di kasus kami, dia akan menggunakan cetakan "polls/question_detail.html". Atribut template_name digunakan untuk memberitahu Django untuk menggunakan cetakan spesifik dibandingkan dari nama cetakan awal otomatis dibangkitkan. Kami juga menentukan template_name untuk tampilan daftar results -- ini memastikan bahwa tampilan hasil dan tampilan rinci mempunyai penampilan ebrbeda ketika dibentuk, bahkan mereka berdua DetailView dibelakang layar.

Demikian pula, tampilan umum ListView menggunakan cetakan awal disebut <app name>/<model name>_list.html; kami menggunakan template_name untuk memberitahu ListView untuk menggunakan cetakan "polls/index.html" kami yang ada.

Dalam bagian sebelumnya dari tutorial, cetakan telah disediakan dengan sebuah konteks yang mengandung variabel konteks question dan latest_question_list. Untuk DetailView variabel question adalah disediakan otomatis -- sejak kami menggunakan model Django (Question), Django dapat menentukan sebuah nama sesuai untuk variabel konteks. Bagaimanapun untuk ListView, variabel konteks dibangkitkan otomatos adalah question_list. Untuk menimpa ini kami menyediakan atribut context_object_name, menentukan apa yang kita ingin gunakan latest_question_list. Sebagai sebuah pendekatan alternatif, anda dapat merubah cetakan anda untuk mencocokkan dengan variabel konteks awalan baru -- tetapi itu lebih mudah memberitahu Django untuk menggunakan varaibel anda inginkan.

Jalankan peladen, dan gunakan aplikasi jejak pendapat baru anda berdasarkan tampilan umum.

Untuk rincian penuh pada tampilan umum, lihat dokumentasi tampilan umum.

Ketika anda nyaman dengan formulir dan tampilan umum, baca bagian 5 dari tutorial ini untuk mempelajari tentang aplikasi jejak pendapat kami.

Back to Top