Menulis bidang model penyesuaian

Kata Pengantar

Dokumentasi model reference menjelaskan bagaimana menggunakan kelas-kelas bidang standar Django -- CharField, DateField, dll. Untuk banyak tujuan, kelas-kelas tersebut adalah yang anda akan butuhkan. Terkadang, meskipun, versi Django tidak akan bertemu persyaratan tepat anda, atau anda akan menggunakan sebuah bidang yang seluruhnya berbeda dari yang dikemas dengan Django.

Jenis bidang siap pakai Django tidak mencangkup setiap jenis kolom basisdata yang mungkin -- hanya jenis umum, seperti VARCHAR dan INTEGER. Untuk lebih mengaburkan jenis kolom, seperti poligon geografis atau bahkan jenis dibuat-pengguna seperti PostgreSQL custom types, anda dapat menentukan subkelas-subkelas Field Django and sendiri.

Jalan lain, anda mungkin mempunyai obyek Python rumit yang dapat entah bagaimana disambungkan untuk cocok kedalam jenis kolom basisdata standar. Ini adalah kasus lain dimana sebuah subkelas Field akan membantu anda menggunakan obyek anda dengan model anda.

Obyek contoh kami

Membuat penyesuaian bidang membuatuhkan sedikit perhatian ke rincian. Untuk membuat hal-hal lebih mudah untuk diikuti, kami akan menggunakan contoh tetap melalui dokumen ini: membungkus sebuah obyek Python mewakili persetujuan dari kartu-kartu dalam sebuah tangan dari Bridge. Jangan khawatir, anda tidak perlu mengetahui bagaimana bermain Bridge untuk mengikuti contoh ini. Anda hanya perlu mengetahui bahwa 52 kartu dibagikan sama ke empat pemain, yang secara tradisional dipanggil utara, timur, selatan dan barat. Kelas kami kelihatan seperti ini:

class Hand:
    """A hand of cards (bridge style)"""

    def __init__(self, north, east, south, west):
        # Input parameters are lists of cards ('Ah', '9s', etc.)
        self.north = north
        self.east = east
        self.south = south
        self.west = west

    # ... (other possibly useful methods omitted) ...

This is an ordinary Python class, with nothing Django-specific about it. We'd like to be able to do things like this in our models (we assume the hand attribute on the model is an instance of Hand):

example = MyModel.objects.get(pk=1)
print(example.hand.north)

new_hand = Hand(north, east, south, west)
example.hand = new_hand
example.save()

Kami memberikan dan mengambil dari atribut hand dalam model kami seperti kelas Python lainnya. Tipuannya adalah mengatakan Django bagaimana menangani penyimpanan dan memuat sebuah obyek seperti itu.

Agar menggunakan kelas Hand di model kami, kami tidak harus merubah kelas ini sama sekali. Ini adalah cocok, karena dia berarti anda dapat dengan mudah menulis model mendukung kelas-kelas yang ada dimana anda tidak dapat merubah sumber kode.

Catatan

Anda mungkin hanya menginginkan untuk mengambil keuntungan dari penyesuaian jenis kolom basisdata dan berhubungan dengan data sebagai jenis Python standar dalam model anda; string, atau float, sebagai contoh. Kasus ini mirip pada contoh hand kami dan kami akan mencatat perbedaan ketika kita pergi bersama.

Latar belakang teori

Penyimpanan basisdata

Let's start with model fields. If you break it down, a model field provides a way to take a normal Python object -- string, boolean, datetime, or something more complex like Hand -- and convert it to and from a format that is useful when dealing with the database. (Such a format is also useful for serialization, but as we'll see later, that is easier once you have the database side under control).

Bidang dalam sebuah model harus bagaimanapun dipindahkan untuk cocok kedalam jenis kolom basisdata yang ada. Basisdata yang berbeda menyediakan kumpulan berbeda dari jenis kolom sah, tetapi aturan masih sama: yaitu hanya jenis anda harus bekerja dengannya. Apapun anda ingin simpan dalam basisdata harus cocok kedalam satu dari jenis itu.

Normally, you're either writing a Django field to match a particular database column type, or you will need a way to convert your data to, say, a string.

Untuk contoh Hand kami, kami dapat merubah kartu data menjadi deretan karakter dari 104 karakter dengan menambah semua kartu bersama-sama dalam yang telah ditetapkan sebelumnya -- katakan, semua kartu utara dahulu, kemudian kartu timur, selatan dan barat. Hadi obyek Hand dapt disimpan ke kolom teks atau karakter dalam basisdata.

Apakah yang kelas bidang lakukan?

Semua bidang Django (dan ketika kami katakan bidang dalam dokumen ini, kami selalu berarti bidang model dan bukan form fields) adalah subkelas dari django.db.models.Field. Kebanyakan informasi yang Django rekam mengenai sebuah bidang adalah umum bagi semua teman -- nama, bantuan, teks, keunikan dan sebagainya. Menyimpan semua informasi itu yang ditangani oleh Field. Kami akan memasuki rincian tepat dari Field apa yang dapat dilakukan kemudian; untuk sekarang, cukuplah untuk mengatakan bahwa segala sesuatu turun dari Field dan kemudian menyesuaian potongan kunci dari kebiasaan kelas.

Adalah penting untuk menyadari bahwa sebuah kelas bidang Django bukan apa yang disimpan dalam atribut model anda. Pengaturan model mengandung obyek Python biasa. Kelas-kelas bidang yang anda tentukan dalam sebuah model sebenarnya disimpan dalam kelas Meta ketika kelas model dibuat (rincian tepatnya bagaimana ini dilakukan adalah tidak penting disini). Ini karena kelas-kelas bidang tidak perlu ketika anda hanya membuat dan merubah atribut. Sebagai gantinya, mereka menyediakan mesin-mesin untuk merubah diantara nilai atribut dan apa yang disimpan dalam basisdata atau dikirim ke serializer.

Ingatlah ini ketika membuat penyesuaian bidang sendiri. Subkelas Field Django anda tulis menyediakan mesin-mesin untuk merubah diantara contoh Python anda dan nilai database/serializer dalam beragam cara (ada perbedaan diantara menyimpan sebuah nilai dan menggunakan sebuah nilai untuk pencarian, sebagai contoh). Jika ini terdengar sedikit rumit, jangan khawatir -- dia akan menjadi lebih jelas dalam contoh dibawah ini. Ingatlah bahwa anda akan sering membuat dua kelas ketika anda ingin penyesuaian bidang:

  • Kelas pertama adalah obyek Python dimana pengguna anda akan merubah. Mereka akan menetapkannya ke atribut model, mereka akan membaca darinya untuk menampilkan tujuan, hal-hal seperti itu. ini adalah kelas hand dalam contoh kami.
  • Kelas kedua adalah subkelas Field. Ini adalah kelas yang diketahui bagaimana merubah kelas pertama anda ke belakang dan seterusnya diantara bentuk penyimpanan tetap dan bentuk Python.

Menulis sebuah subkelas bidang

Ketika merencanakan subkelas Field anda, pertama berikan beberapa diduga yang mana ada kelas Field bidang baru anda yang paling mirip. Dapatkah anda mensubkelaskan bidang Django yang ada dan menyimpan diri anda beberapa pekerjaan? Jika tidak, anda harus mensubkelaskan kelas Field, yang semuanya turun.

Inisialisasi bidang baru anda adalah sebuah masalah dari memisahkan argumen apapun yang khusus pada kasus anda dari argumen umum dan melewatkannya ke cara __init__()` dari Field (atau kelas induk anda).

Dalam contoh kami, kami akan memanggil bidang HandField. (Adalah ide bagus untuk memanggil subkelas Field anda <Something>Field, sehingga sangat mudah dicirikan sebagai sebuah subkelas Field.) Dia tidak berperilaku seperti bidang lainnya yang ada, jadi kami akan mensubkelaskan secara langsung dari Field:

from django.db import models

class HandField(models.Field):

    description = "A hand of cards (bridge style)"

    def __init__(self, *args, **kwargs):
        kwargs['max_length'] = 104
        super().__init__(*args, **kwargs)

HandField kami menerima kebanyakan pilihan bidang standar (lihat daftar dibawah ini), tetapi kami memastikan dia mempunyai panjang tetap, sejak dia hanya butuh menampung 52 nilai kartu ditambah pasangan mereka; 104 karakter jumlahnya.

Catatan

Banyak bidang model Django menerima pilihan bahwa mereka tidak melakukan apapun. Sebagai contoh, anda dapat melewatkan kedua editable dan auto_now pada django.db.models.DateField dan itu akan mengabaikan parameter editable (auto_now ditetapkan editable=False). Tidak ada kesalahan dimunculkan dalam kasus ini.

This behavior simplifies the field classes, because they don't need to check for options that aren't necessary. They pass all the options to the parent class and then don't use them later on. It's up to you whether you want your fields to be more strict about the options they select, or to use the more permissive behavior of the current fields.

Cara Field.__init__() mengambil parameter berikut:

Semua pilihan tanpa sebuah penjelasan dalam daftar diatas mempunyai arti yang sama mereka lakukan untuk bidang Django biasa. Lihat field documentation untuk contoh dan rincian.

Membongkar bidang

The counterpoint to writing your __init__() method is writing the deconstruct() method. It's used during model migrations to tell Django how to take an instance of your new field and reduce it to a serialized form - in particular, what arguments to pass to __init__() to re-create it.

Jika anda belum menambahkan pilihan tambahan pada bagian atas bidang anda warisi, lalu tidak perlu untuk menulis cara deconstruct() baru. Jika, bagaimanapun, anda sedang merubah argumen dilewati dalam __init__() (seperti kami dalam HandField), anda akan butuh tambahan nilai yang sedang dilewati.

deconstruct() returns a tuple of four items: the field's attribute name, the full import path of the field class, the positional arguments (as a list), and the keyword arguments (as a dict). Note this is different from the deconstruct() method for custom classes which returns a tuple of three things.

Sebagai sebuah penyesuaian bidang penulis, anda tidak perlu memperhatikan tentang dua nilai pertama; kelas Field dasar mempunyai semua kode untuk bekerja nama atribut bidang dan mengimpor jalur. Anda, bagaimanapun, harus memperhatikan tentang penempatan dan katakunci argumen, seperti ini mirip hal-hal anda sedang rubah.

Sebagai contoh, dalam kelas HandField kami selalu memaksa menyetel max_length dalam __init__(). Cara deconstruct() dalam basis kelas Field akan melihat ini dan mencoba mengembalikannya dalam argumen katakunci; demikian, kami dapat membuangnya dari argumen katakunci untuk kesiapan:

from django.db import models

class HandField(models.Field):

    def __init__(self, *args, **kwargs):
        kwargs['max_length'] = 104
        super().__init__(*args, **kwargs)

    def deconstruct(self):
        name, path, args, kwargs = super().deconstruct()
        del kwargs["max_length"]
        return name, path, args, kwargs

If you add a new keyword argument, you need to write code in deconstruct() that puts its value into kwargs yourself. You should also omit the value from kwargs when it isn't necessary to reconstruct the state of the field, such as when the default value is being used:

from django.db import models

class CommaSepField(models.Field):
    "Implements comma-separated storage of lists"

    def __init__(self, separator=",", *args, **kwargs):
        self.separator = separator
        super().__init__(*args, **kwargs)

    def deconstruct(self):
        name, path, args, kwargs = super().deconstruct()
        # Only include kwarg if it's not the default
        if self.separator != ",":
            kwargs['separator'] = self.separator
        return name, path, args, kwargs

Contoh lebih rumit diluar cakupan dari dokumen ini, tetapi ingat - untuk konfigurasi apapun dari instance Field anda, deconstruct() harus mengembalikan argumen yang anda dapat lewati ke __init__ untuk membangun kembali keadaan tersebut.

Beri perhatian lebih jika anda menyetel nilai baru awal untuk argumen dalam super kelas Field; anda ingin memastikan mereka selalu disertakan, daripada menghilang jika mereka mengambil nilai awal lama.

Dalam tambahan, coba untuk menghindari nilai kembalian sebagai argumen penempatan; jika memungkinkan, kembalikan nilai sebagai argumen katakunci untuk kesesuaian masa depan maksimal. Tentu saja, jika anda merubah nama dari hal-hal sering daripada penempatan mereka dalam daftar argumen pembangun, anda mungkin memilih penempatan, tetapi ingatlah bahwa orang akan membangun kembali bidang ada dari versi bersambung untuk sejenak (mungkin tahunan), tergantung berapa lama perpindahan langsung anda.

You can see the results of deconstruction by looking in migrations that include the field, and you can test deconstruction in unit tests by deconstructing and reconstructing the field:

name, path, args, kwargs = my_field_instance.deconstruct()
new_instance = MyField(*args, **kwargs)
self.assertEqual(my_field_instance.some_attribute, new_instance.some_attribute)

Merubah penyesuaian kelas dasar bidang

Anda tidak dapat merubah kelas dasar dari penyesuaian bidang karena Django tidak akan mengenali perubahan dan buat perpindahan untuknya. Sebagai contoh, jika anda mulai dengan:

class CustomCharField(models.CharField):
    ...

dan kemudian ditentukan bahwa anda ingin menggunakan TextField sebagai gantinya, anda tidak dapat merubah subkelas seperti ini:

class CustomCharField(models.TextField):
    ...

Sebagai gantinya, anda harus membuat kelas bidang penyesuaian baru dan perbaharui model anda untuk mengacunya:

class CustomCharField(models.CharField):
    ...

class CustomTextField(models.TextField):
    ...

Seperti diobrolkan di removing fields, anda harus memelihara kelas CustomCharField asli selama anda mempunyai perpindahan yang mengacunya.

Mendokumentasikan bidang penyesuaian anda

As always, you should document your field type, so users will know what it is. In addition to providing a docstring for it, which is useful for developers, you can also allow users of the admin app to see a short description of the field type via the django.contrib.admindocs application. To do this provide descriptive text in a description class attribute of your custom field. In the above example, the description displayed by the admindocs application for a HandField will be 'A hand of cards (bridge style)'.

Dalam tampilan django.contrib.admindocs, gambaran bidang ditambahkan dengan field.__dict__ yang mengizinkan gambaran pada argumen yang digabungkan dari bidang. Sebagai contoh, gambaran untuk CharField adalah:

description = _("String (up to %(max_length)s)")

Cara berguna

Sekali anda telah membuat subkelas Field anda, anda boleh mempertimbangkan mengutamakan sedikit metode standar, tergantung pada perilaku bidang anda. Daftar dari cara dibawah ini adalah dalam lebih kurang menurun urutan dari kepentingan, jadi mulai dari atas.

Jenis basisdata penyesuaian

Katakan anda telah membuat jenis penyesuaian PostgreSQL dipanggil mtype. Anda dapat mensubkelaskan Field dan menerapkan cara db_type(), seperti begitu:

from django.db import models

class MytypeField(models.Field):
    def db_type(self, connection):
        return 'mytype'

Sekali anda mempunyai MytypeField, anda dapat menggunakannya di model apapun, seperti jenis Field apapun lainnya

class Person(models.Model):
    name = models.CharField(max_length=80)
    something_else = MytypeField()

If you aim to build a database-agnostic application, you should account for differences in database column types. For example, the date/time column type in PostgreSQL is called timestamp, while the same column in MySQL is called datetime. You can handle this in a db_type() method by checking the connection.settings_dict['ENGINE'] attribute.

Sebagai contoh:

class MyDateField(models.Field):
    def db_type(self, connection):
        if connection.settings_dict['ENGINE'] == 'django.db.backends.mysql':
            return 'datetime'
        else:
            return 'timestamp'

Cara db_type() dan rel_db_type() dipanggil oleh Django ketika kerangka kerja membangun pernyataan CREATE TABLE untuk aplikasi anda -- yaitu, ketika anda pertama membuat tabel anda. Cara-cara juga dipanggil ketika membangun ketentuan WHERE yang menyertakan bidang model -- yaitu, ketika anda mengambil data menggunakan cara QuerySet seperti get(), filter(), dan exclude() dan mempunyai bidang model sebagai sebuah argumen. Mereka tidak dipanggil pada waktu lain, jadi dia dapat mampu menjalankan sedikit kode rumit, seperti pemeriksaan connection.settings_dict di contoh diatas.

Beberapa jenis kolom basisdata menerima parameter, seperti CHAR(25), dimana parameter 25 mewakili panjang kolom maksimum. Dalam kasus seperti ini, dia lebih supel jika parameter ditentukan dalam model daripada menjadi kode-keras dalam cara db_type(). Sebagai contoh, dia tidak akan masuk akan untuk mempunyai CharMaxlength25Field, ditampilkan disini:

# This is a silly example of hard-coded parameters.
class CharMaxlength25Field(models.Field):
    def db_type(self, connection):
        return 'char(25)'

# In the model:
class MyModel(models.Model):
    # ...
    my_field = CharMaxlength25Field()

Cara terbaik melakukan ini akan membuat parameter ditentukan pada saat dijalankan -- yaitu, ketika kelas diinstantiasikan. Untuk melakukan itu, terapkan Field.__init__(), seeprti itu:

# This is a much more flexible example.
class BetterCharField(models.Field):
    def __init__(self, max_length, *args, **kwargs):
        self.max_length = max_length
        super().__init__(*args, **kwargs)

    def db_type(self, connection):
        return 'char(%s)' % self.max_length

# In the model:
class MyModel(models.Model):
    # ...
    my_field = BetterCharField(25)

Akhirnya, jika kolom anda membutuhkan pengaturan SQL yang rumit, kembalikan None dari db_type(). Ini akan menyebabkan kode pembuatan SQL Django melewati terhadap bidang ini. Anda kemudian bertanggung jawab untuk membuat kolom dalam tabel yang benar dalam cara lain, tentu saja, tetapi ini memberikan anda sebuah jalan untuk memberitahu Django untuk keluar dari jalan.

Cara rel_db_type() dipanggil oleh bidang seperti ForeignKey and OneToOneField yang menunjuk ke bidang lain untuk menentukan jenis data kolom basisdata mereka. Sebagai contoh, jika anda mempunyai sebuah UnsignedAutoField, anda juga butuh foreign key yang menunjuk ke bidang itu untuk menggunakan jenis data yang sama:

# MySQL unsigned integer (range 0 to 4294967295).
class UnsignedAutoField(models.AutoField):
    def db_type(self, connection):
        return 'integer UNSIGNED AUTO_INCREMENT'

    def rel_db_type(self, connection):
        return 'integer UNSIGNED'

Mengubah nilai menjadi obyek Python

Jika penyesuaian kelas Field anda berhubungan dengan struktur dara yang lebih rumit daripada string, date, integer, atau float, kemudian anda butuh untuk menimpa from_db_value() dan to_python().

Jika ada untuk bidang subkelas, from_db_value() akan dipanggil dalam semua keadaan ketika data dimuat dari basisdata, termasuk dalam keseluruhan dan panggilan values().

to_python() dipanggil dengan memutuskan dan selama cara clean() digunakan dari formulir.

Sebagai aturan umum, to_python() harus berurusan secara anggun dengan salah satu dari argumen berikut:

  • Sebuah contoh dari jenis yang benar (sebagai contoh, Hand dalam contoh kami yang sedang berjalan).
  • Sebuah string
  • None (jika bidang mengizinkan null=True)

Dalam kelas HandField, kami menyimpan data sebagai bidang VARCHAR dalam basisdata, jadi kami butuh dapat mengolah deretan karakter dan None dalam from_db_value(). Di to_python(), kami butuh juga menangani instance Hand:

import re

from django.core.exceptions import ValidationError
from django.db import models
from django.utils.translation import gettext_lazy as _

def parse_hand(hand_string):
    """Takes a string of cards and splits into a full hand."""
    p1 = re.compile('.{26}')
    p2 = re.compile('..')
    args = [p2.findall(x) for x in p1.findall(hand_string)]
    if len(args) != 4:
        raise ValidationError(_("Invalid input for a Hand instance"))
    return Hand(*args)

class HandField(models.Field):
    # ...

    def from_db_value(self, value, expression, connection):
        if value is None:
            return value
        return parse_hand(value)

    def to_python(self, value):
        if isinstance(value, Hand):
            return value

        if value is None:
            return value

        return parse_hand(value)

Perhatikan bahwa kami selalu mengembalikan sebuah instance hand dari cara ini. Itu adalah jenis obyek Python kami ingin simpan dalam atribut model.

Untuk to_python(), jika apapun berjalan salah selama perubahan nilai, anda harus memunculkan pengecualian ValidationError.

Mengubah obyek Python ke nilai pencarian

Sejak menggunakan sebuah basisdata membutuhkan perubahan dalam kedua jalan, jika anda menimpa to_python() anda juga harus menimpa get_prep_value() untuk merubah obyek Python kembali ke nilai permintaan.

Sebagai contoh:

class HandField(models.Field):
    # ...

    def get_prep_value(self, value):
        return ''.join([''.join(l) for l in (value.north,
                value.east, value.south, value.west)])

Peringatan

Jika bidang penyesuaian anda menggunakan jenis CHAR, VARCHAR atau TEXT untuk MySQL, anda harus memastikan bahwa get_prep_value() selalu mengembalikan jenis string. MySQL melakukan luwas dan pencocokan tidak diharapkan ketika sebuah permintaan dilakukan pada jenis ini dan nilai yang disediakan adalah sebuah integer, yang dapat menyebabkan permintaan untuk menyertakan obyek tidak diharapkan dalam pencarian mereka. Masalah ini tidak dapat timbul jika anda selalu mengembalikan jenis string dari get_prep_value().

Mengubah nilai pencarian ke nilai basisdata

Beberapa jenis data (sebagai contoh, tanggal) butuh dalam bentuk yang khusus sebelum mereka dapat digunakan oleh backend basisdata. get_db_prep_value() adalah cara dimana perubahan tersebut harus dibuat. Hubungan khusus yang akan digunakan untuk permintaan dilewati sebagai parameter connection. Ini mengizinkan anda menggunakan logika perubahan khusus-backend jika dia diwajibkan.

Sebagai contoh, Django menggunakan cara berikut untuk BinaryField nya:

def get_db_prep_value(self, value, connection, prepared=False):
    value = super().get_db_prep_value(value, connection, prepared)
    if value is not None:
        return connection.Database.Binary(value)
    return value

Dalam kasus bidang penyesuaian anda butuh perubahan khusus ketika sedang disimpan yang tidak sama seperti perubahan digunakan untuk parameter permintaan biasa, anda dapat menimpa get_db_prep_save().

Mengolah nilai sebelum menyimpan

Jika anda ingin prapengolahan nilai sebelum menyimpan, anda dapat menggunakan pre_save(). Sebagai contoh, DateTimeField Django menggunakan cara ini untuk menyetel atribut dengan benar dalam kasus dari auto_now atau auto_now_add.

Jika anda melakukan menimpa metode ini, anda harus mengembalikan nilai dari atribut di akhirnya. Anda harus juga memperbaharui atribut model jika anda membuat perubahan apapun ke nilai sehingga kode menahan acuan ke model akan selalu melihat nilai benar.

Menentukan bidang formulir untuk sebuah bidang model

Untuk menyesuaikan bidang formulir digunakan oleh ModelForm, anda dapat menimpa formfield().

Kelas bidang formulir dapat ditentukan melalui argumen form_class dan choices_form_class; yang terakhir digunakan jika bidang mempunyai pilihan yang ditentukan, yang depan kebalikannya. Jika argumen ini tidak disediakan, CharField atau TypedChoiceField akan digunakan.

Semua kamus kwargs dilewatkan secara langsung ke formulir cara __init__() bidang. Biasanya, semua anda butuh lakukan adalah menyetel nilai awal bagus untuk form_class argumen (dan mungkin choices_form_class) dan kemudian mengutus penanganan lebih lanjut untuk kelas induk. Ini mungkin membutuhkan anda menulis bidang formulir penyesuaian (dan bahkan sebuah widget formulir). Lihat forms documentation untuk informasi tentang ini.

Melanjutkan contoh berlangsung kita, kami dapat menulis cara formfield() sebagai:

class HandField(models.Field):
    # ...

    def formfield(self, **kwargs):
        # This is a fairly standard way to set up some defaults
        # while letting the caller override them.
        defaults = {'form_class': MyFormField}
        defaults.update(kwargs)
        return super().formfield(**defaults)

Ini menganggap kami telah mengimpor kelas bidang MyFormField (yang mempunyai widget awal sendiri). Dokumen ini tidak mencakup rincian dari penulisan bidang formulir penyesuaian.

Menyamai jenis bidang siap pakai

Jika anda telah membuat cara db_type(), anda tidak butuh khawatir tentang get_internal_type() -- dia tidak akan digunakan. Terkadang, meskipun, penyimpanan basisdata anda mirip dalam jenis pada beberapa bidang lain, jadi anda dapat menggunakan logika bidang lain itu untuk membuat kolum yang benar.

Sebagai contoh:

class HandField(models.Field):
    # ...

    def get_internal_type(self):
        return 'CharField'

Tidak penting backend basisdata anda kami gunakan, ini akan berarti bahwa migrate dan perintah SQL lainnya membuat jenis kolom benar untuk menyimpan sebuah deretan karakter.

Jika get_internal_type() megembalikan sebuah deretan karakter yang tidak diketahui ke Django untuk backend basisdata anda sedang gunakan -- yaitu, dia tidak muncul dalam django.db.backends.<db_name>.base.DatabaseWrapper.data_types -- deretan karakter akan masih digunakan oleh penyambung, tetapi cara db_type() awal akan mengembalikan None. Lihat dokumentasi dari db_type() untuk alasan mengapa ini mungkin berguna. menaruh sebuah gambaran deretan karakter kedalam sebagai jenis dari bidang untuk penyambung adalah ide berguna jika anda sedang akan menggunakan keluaran penyambung dalam beberapa tempat lainnya, diluar Django.

Mengubah data field untuk serialisasi

Untuk menyesuaikan bagaimana nilai diserialkan oleh penserial, anda dapat menimpa value_to_string(). menggunakan value_from_object() adalah jalan terbaik untuk mendapatkan nilai bidang sebelum serialisasi. Sebagai contoh, sejak HandField menggunakan string untuk penyimpanan data, kami dapat menggunakan kembali beberapa kode perubahan yang ada:

class HandField(models.Field):
    # ...

    def value_to_string(self, obj):
        value = self.value_from_object(obj)
        return self.get_prep_value(value)

Beberapa saran umum

Menulis sebuah bidang penyesuaian dapat menjadi pengolahan yang rumit, khususnya jika anda sedang melakukan perubahan rumit diantara jenis Python anda dan basisdata anda dan bentuk penyambungan. Ini adalah sepasang tip untuk membuat hal-hal berjalan lebih halus:

  1. Lihat bidang Django yang ada (dalam django/db/models/fields/__init__.py) untuk inspirasi. Coba temukan bidang yang mirip pada apa anda inginkan dan perpanjang dia sedikit, daripada membuat sebuah keseluruhan bidang baru dari awal.
  2. Taruh sebuah metode __str__() pada kelas anda sedang bungkus sebagai sebuah bidang. Ada banyak tempat-tempat dimana perilaku awalan dari kode bidang adalah memanggil str() pada nilai. (Dalam contoh kami dalam dokumen ini, value akan berupa instance handa, bukan handField). Jadi jika metode __str__() anda secara otomatis merubah ke bentuk string dari obyek Python anda, anda dapat menyimpan anda sendiri banyak pekerjaan.

Menulis subkelas FileField

Dalam tambahan pada cara diatas, bidang-bidang yang berurusan dengan berkas-berkas mempunyai sedikit persyaratan khusus lainnya yang harus diambil kedalam akun. Kebanyakan dari mekanisme disediakan oleh FileField, seperti mengendalikan penyimpanan basisdata dan pengambilan, dapat tetap tidak berubah, meninggalkan subkelas-subkelas untuk berurusan dengan tantangan dari mendukung jenis khusus dari berkas.

Django menyediakan sebuah kelas File, yang digunakan sebagai sebuah proxy pada isi berkas dan tindakan. Ini dapat disubkelaskan ke menyesuaikan bagaimana berkas diakses, dan cara apa yang tersedia. Dia tinggal di django.db.models.fields.files, dan kebiasaan awalnya adalah dijelaskan dalam file documentation.

Once a subclass of File is created, the new FileField subclass must be told to use it. To do so, assign the new File subclass to the special attr_class attribute of the FileField subclass.

Sedikit saran

Sebagai tambahan pada rincian diatas, terdapat sedikit panduan yang dapat meningkatkan efisiensi dan kesiapan dari kode bidang.

  1. Sumber untuk ImageField sendiri Django (dalam django/db/models/fields/files.py) adalah contoh hebat dari bagaimana untuk mensubkelaskan FileField untuk mendukung jenis khusus dari berkas, karena menggabungkan semua teknik digambarkan diatas.
  2. Menembolok atribut berkas dimanapaun memungkinkan. Sejak berkas-berkas mungkin disimpan dalam sistem penyimpanan jauh, mengambil mereka mungkin memakan waktu tambahan, atau bahkan uang, yang tidak selalu dibutuhkan. Sekali sebuah berkas diambil untuk mendapatkan beberapa data tentang isinya, simpan sebanyak mungkin data tersebut untuk mengurangi jumlah kali berkas harus diambil pada pemanggilan berikut untuk informasi itu.
Back to Top